Welcome to Kori's blog :)

Translate

Love

Love

Mathematics

My spirit

Mathematics

My spirit

Mathematics

My Spirit

This Mathematics

My Spirit

Mathematics

My spirit

Tampilkan postingan dengan label Mathematics. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mathematics. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Oktober 2019

Information and Communication Technologies (ICT) dalam Pendidikan


PEMANFAATAN ICT DALAM PENDIDIKAN
                                               
            Information and Communication Technologies (ICT) mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan komunikasi yang memiliki prinsip penggunaan yang efektif, efisien dan dapat menarik kreativitas sehingga ini bermanfaat pada bidang pendidikan dalam proses pembelajaran (Rahim,2011). Internet merupakan salah satu teknologi yang dapat dipandang sebagai sumber informasi yang luar biasa besar. Kekayaan informasi yang dimiliki oleh internet dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran.
            Husain (2014) menyatakan bahwa pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran dilakukan dalam rangka meningkatkan efektifitas dalam pelaksanaan proses pembelajaran yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta mutu individu para peserta didik dalam hal penggunaan teknologi secara lebih tepat dan bermanfaat.
                Pemanfaatan tekonologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan mutlak dilakukan untuk menjawab permasalahan di bidang pendidikan terutama akses dan pemerataan serta mutu pendidikan. Kebijakan dan standarisasi mutu pendidikan menjadi pondasi yang harus dibangun untuk mendukung pendidikan berbasis ICT yang efektif dan efisien. Implementasi pendidikan berbasis ICT dapat dilakukan melalui model hybrid (dual system) yang mengkombinasikan pembelajaran klasikal (face 2 face) dengan belajar terbuka dan jarak jauh (on line). Sedangkan pembelajaran berbasis ICT dapat dilaksanakan secara lansung (syncronous learning) dan tidak langsung (asyncronous Learning). Hal ini tergantung dengan kondisi teknologi dan jaringan yang tersedia. Standarisasi dalam pemanfaatan ICT dalam pendidikan sangat penting untuk menjamin mutu proses dan hasil pendidikan. Untuk mendukung keberhasilan penyelenggaraan pendidikan berbasis ICT sebagai berikut.
  1. Pemanfaatan ICT dalam pendidikan baik di sekolah atau perguruan tinggi menjadi hal mutlak mengingat kondisi permasalahan pendidikan yang makin kompleks. Pendidikan berbasis ICT hanya akan berhasil apabila dikelola dan ditangani dengan terencana, sistematis dan terintegrasi.
  2. Perencanaan dalam pemanfaatan ICT Bdalam pendidikan yang integratif meliputi kebijakan, standarisasi mutu, infrastruktur jaringan dan konten, kesiapan dan kultur SDM pendidikan menjadi penting untuk ditata dan dikelola dengan efektif dan efisien.
  3. Penyelenggaraan pendidikan berbasis ICT melalui  pendidikan terbuka dan jarak jauh (e-Learning), membutuhkan dukungan dari semua pihak khususnya pemerintah, swasta serta masyarakat untuk mengalokasikan anggaran dan investasi pendidikan yang memadai.
  4. Standarisasi mutu penyelenggaran pendidikan berbasis ICT perlu ditindaklanjuti dengan standarisasi konten untuk menjamin kualitas, aksesibilitas dan akuntabilitas program pendidikan berbasis ICT.


Referensi:



Dr. H. Adie E. Yusuf, M. (2011, Maret 11). Pemanfaatan ICT dalam Pendidikan . Diambil kembali dari https://teknologikinerja.wordpress.com/2010/03/11/pemanfaatan-ict-dalam-pendidikan/

Husain, C. (2014). Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran di SMA Muhammadiyah Tarakan. Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, 184-192.

Rahim, H. M. (2011). PEMANFAATAN ICT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DAN INFORMASI PADA UIN ALAUIDDIN MAKASAR. Sulesana, 127-135.




Jumat, 05 Mei 2017

Video scribe

apa si video scribe ??
Video scribe itu adalah aplikasi video yang berupa produknya tentang video-video pembelajaran, kalo buat jurusan aku pastinya tentang materi mtk . Tujuannya agar saat siswa menonton video itu, siswa jadi lebih paham dengan materi yang diajarkan.

Model Kooperatif Jigsaw

    Dalam pembelajarannya, banyak sekali model pembelajaran yang cocok ditepkan pada matematika, salah satunya yaitu model kooperatif jigsaw.
Tipe Jigsaw adalah salah satu tipe pembelajaran kooperatif di mana pembelajaran melalui penggunaan kelompok kecil siswa yang bekerja sama dalam memaksimalkan kondisi belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran dan mendapatkan pengalaman belajar yang maksimal, baik pengalaman individu maupun pengalaman kelompok.
Dalam pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terdapat 3 karakteristik yaitu: a. kelompok kecil, bbelajar bersama, dan c. pengalaman belajar. Esensi kooperatif learning adalah tanggung jawab individu sekaligus tanggung jawab kelompok, sehingga dalam diri siswa terbentuk sikap ketergantungan positif yang menjadikan kerja kelompok optimal. Keadaan ini mendukung siswa dalam kelompoknya belajar bekerja sama dan tanggung jawab dengan sungguh-sungguh sampai suksesnya tugas-tugas dalam kelompok.
Hal ini sesuai dengan pendapat yang dikemukakan oleh Johnson (1991 : 27) yang menyatakan bahwa “Pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw ialah kegiatan belajar secara kelompok kecil, siswa belajar dan bekerja sama sampai kepada pengalaman belajar yang maksimal, baik pengalaman individu maupun pengalaman kelompok”.

B.  Pembentukan Kelompok Belajar
Pada pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw siswa dibagi menjadi dua anggota kelompok yaitu kelompok asal dan kelompok ahli, yang dapat diuraikan sebagai berikut:
a.   Kelompok kooperatif awal (kelompok asal).
Siswa dibagi atas beberapa kelompok yang terdiri dari 3-5 anggota. Setiap anggota diberi nomor kepala, kelompok harus heterogen terutama di kemampuan akademik.
b.   Kelompok Ahli
Kelompok ahli anggotanya adalah nomor kepala yang sama pada kelompok asal, dengan diagram sebagai berikut:
               
C.  Langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw
Pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw ini berbeda dengan kelompok kooperatif lainnya, karena setiap siswa bekerja sama pada dua kelompok secara bergantian, dengan langkah-langkah pembelajaran sebagai berikut:
a. Siswa dibagi dalam kelompok kecil yang disebut kelompok inti, beranggotakan 4 orang.Setiap siswa diberi nomor kepala misalnya A, B, C, D.
b. Membagi wacana / tugas sesuai dengan materi yang diajarkan. Masing-masing siswa dalam kelompok asal mendapat wacana / tugas yang berbeda, nomor kepala yang sama mendapat tugas yang sama pada masing-masing kelompok.
c.     Kumpulkan masing-masing siswa yang memiliki wacana/ tugas yang sama dalam satu kelompok sehingga jumlah kelompok ahli sama dengan jumlah wacana atau tugas yang telah dipersiapkan oleh guru.
d. Dalam kelompok ahli ini tugaskan agar siswa belajar bersama untuk menjadi ahli sesuai dengan wacana / tugas yang menjadi tanggung jawabnya.
e.    Tugaskan  bagi semua anggota kelompok ahli untuk memahami dan dapat menyampaikan informasi tentang hasil dari wacana / tugas yang telah dipahami kepada kelompok kooperatif (kelompok inti). Poin a dan b dilakukan dalam waktu 30 menit.
f.    Apabila tugas telah selesai dikerjakan dalam kelompok ahli masing-masing siswa kembali ke kelompok kooperatif asal.
g. Beri kesempatan   secara  bergiliran  masing-masing  siswa untuk menyampaikan hasil dari tugas di kelompok asli. Poin c dan d dilakukan dalam waktu 20 menit.
h.  Bila kelompok sudah menyelesaikan tugasnya secara keseluruhan, masing-masing kelompok menyampaikan hasilnya dan guru memberikan klarifilkasi. (10 menit).
Berikut video yang telah saya buat, kalian bisa liat disini 




Kamis, 04 Mei 2017

Screencast O'matic

Apa si screencast o'matic itu???
itu tu kayak aplikasi video online, buat pembelajan,gunanya kalo menurut aku si agar siswa-siswa yang akan diajarkan guru bisa lebih paham, dan kalau guru benar-benar tidak sempat masuk kelas, bisa aja gurunya nitipin video yang dibuat pake screen o'matic.
Aku tau tentang screencast ini sejak awal masuk kuliah semester empat ini, aku diperkenalkan oleh dosen ku dikampus, mereka yang mengajarkan aku bagaimana langkah awal masuk kedalam screencast ini. 
Dan seperti biasa, aku dan kawan-kawan disuruh mencoba untuk membuat video melalui screencast, lalu dikumpul.
Aku memutuskan untuk membuat PPPT mengenai materi Pertidaksamaan Linier, berikut video nya dan bisa kalian lihat juga di youtube aku disini.



Video Scribe

Video Scribe Matematika Materi Peluang

https://www.youtube.com/watch?v=VOF05YsviU4

Sabtu, 05 November 2016

Exponent Quiz

Silahkan Masukkan E-mail Anda dan Nama Anda

Kamis, 05 Mei 2016

Semua yang telah dibahas tidak luput dari Matematika, dunia Matematika yang seru dan menyenangkan bukan?? Sesungguhnya Matematika itu tidaklah membosankan dan menyeramkan jika kita menggunakan Media Pembelajaran yang baik dan benar maka Matematika sendiri akan menjadi mudah dipahami dan mengasyikkan.

Akhirnya kita sudah di penghujung materi, mata kuliah Media Pembelajaran Matematika dan TIK pun sudah selesai. Itulah pengalaman dan pengetahuan yang saya dapatkan saat perkuliahan Media Pembelajaran Matematika dan TIK. Semoga teman-teman sekalian dapat mengambil manfaat yang ada. Jika terdapat kesalahan dalam kata-kata atau penulisan mohon dimaafkan dan dimaklumi karena saya pun hanya manusia ciptaan tuhan yang tak luput dari kesalahan..
Sampai jumpa pada kesempatan berikutnya teman ^_^

Video Klip Pembelajaran

Nah guys ini adalah materi saya yang terakhir dalam Media Pembelajaran Matematika dan TIK, dan perlu kalian ketahui bahwa materi ini lah yang sangat sulit, karena kami dituntut untuk membuat suatu video pembelajaran yang kreatif dan tentunya bermanfaat untuk orang lain. Tentunya materi yang ada didalam video adalah tentang pelajaran Matematika. Sebelumnya kami diberikan satu video pembelajaran oleh dosen kami. Setelah itu seperti biasa, tugas pun menghampiri dan menerkam kami. Sungguh melelahkan, namun ini lah yang harus kami lewati dengan sabar dan ikhlas sepenuh hati. Semua akan terasa ringan jika dijalani dengan senyuman bukan??

Dalam pembuatan video kelompok kami memutuskan untuk membuat video materi tentang "Operasi Hitung". Video yang kami buat melibatkan anak-anak SD yang masih imut-imut dan susah diatur, namun ada rahasianya loh kami bisa mengatur mereka, caranya itu membelikan mereka es krim satu-satu. Sehingga mereka bersemangat dan mau diatur oleh kami, seperti halnya anak kecil pada umum nya. Saat kami persentasikan video kami, komentar yang kami dapat sungguh membuat bahagia, dosen dan teman-teman yang lainnya menyukai video kami, walaupun masih terdapat kekurangan, itu kan sudah pasti ^-^.

Penasaran dengan video yang telah kelompok saya buat seperti apa ?  Saya akan bagi link nya, tapi jangan lupa like dan komentarnya yaaa ^^
Berikut link nya : https://www.youtube.com/watch?v=kDWa0U7HqOE

Ditunggu like dan komennya teman-teman sekalian ....

Power Point

Dalam materi berikutnya terdapat pembelajaran tentang power point, dimana kita semua mengetahui bahwa power point adalah sebuah program komputer yang terdapat dalam microsoft. Power point sangat berfungsi dalam mempermudah pembelajaran, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar power point ini berfungsi secara baik dalam menjadi media pembelajaran.
Seperti yang saya ingat dengan apa yang telah dijelaskan dosen saya bahwa sebuah power point itu digunakan agar siswa lebih mengerti dengan materi yang diajarkan, jangan hanya menampilkan text yang banyak dan tidak penting dan juga harus ada interaksi  agar siswa lebih aktif dan menjadi mengerti, karena mengajar yang baik itu berfikir bersama siswa, tidak hanya menjelaskan dengan panjang lebar namun siswa nya menjadi tidak mengerti apa yang dijelaskan karena merasa bosan dan jenuh dengan semua pemaparan yang ada.
Seperti biasa, setelah kami diberikan penjelasan tentang power point, kami pun ditugaskan untuk membuat power point dan mempresentasikannya kedepan kelas dalam bentuk kelompok.
Dalam penugasan ini kelompok saya sangat mempunyai banyak kekurangan bahkan tidak ada kelebihan yang dapat ditemukan. Namun kami mencoba untuk memperbaikinya walaupun hasilnya pun tentu belum memuaskan didalam hati para dosen, tapi kami akan terus mencoba menjadi lebih baik dan benar dalam pembuatan power point dikemudian hari.
Jika ada yang berminat untuk melihat power point yang kami buat, berikut link yang telah dibuat oleh teman satu kelompok saya
 http://www.slideshare.net/RenoSutriono/bentuk-pangkat-dan-akar-ppt

Semoga bermanfaat untuk kalian ^_^

Alat Peraga

Alat peraga adalah materi awal yang diberikan oleh dosen saya. Awalnya dosen saya memberikan satu contoh alat peraga yaitu dengan mtuuemberikan kami sebuah tali rapia warna biru dengan panjang sekitar satu meter. Beliau membagi kami menjadi 12 kelompok dengan satu kelompoknya terdiri dari tiga orang, lalu beliau meminta kami perkelompok untuk mengikat tali rapia itu dan membaginya menjadi 12 bagian ikatan yang sama, karena kelompok saya tak cukup pintar dan cepat untuk menjadikan tali itu menjadi 12 bagian yang sama, maka sudah ada kelompok lain yang berhasil. Ternyata dalam membaginya menjadi 12 bagian yang sama itu mereka membuat pola terlebih dulu agar menjadi 12 bagian yang sama. Waw penalaran yang luar biasa bukan?? Setelah tali itu dibagi menjadi 12 bagian, tenyata 12 bagian yang tadi dapat dibentuk menjadi berbagai macam bangun datar, seperti segitiga, persegi, dan persegi panjang.
Ternyata oh ternyata, seperti biasa layaknya mahasiswa yang tak luput dari tugas. Dosen pun menugaskan kami perkelompok tadi untuk membuat alat peraga tersebut, yang tentunya harus inovatif dan kreatif. Kelompok saya menyepakati untuk membuat alat peraga untuk memperjelas suatu pola bilangan. Berikut ini gambar alat peraga yang kelompok saya buat :

Alat dan bahan :
·        Alat
-   Gunting
-   Mistar
-   Spidol hitam dan warna
·        Bahan
-   Kertas karton padi
-   Kertas karton
-   Kertas origami
-   Sterofom
-   Lem cair
-    Double tip

Cara pembuatan :
  1.  Memotong kertas karton padi dalam bentuk persegi panjang
  2.  Membentuk persegi panjang dari karton padi menjadi tabung dengan mengelem ujung-ujung persegi panjang dengan lem cair
  3.  Kertas karton yang berbentuk tabung dilapisi dengan kertas origami dengan menggunakan double tip agar tabung terlihat lebih menarik
  4.  Membuat tabung-tabung yang sama sebanyak yang dibutuhkan
  5.  Lalu susun tabung-tabung tersebut dengan pola yang telah ditentukan di atas sterofom
  6.  Membuat nama alat peraga tersebut menggunakan spidol hitam dan warna di atas kertas karton.

Kegunaan dari alat peraga kelompok saya adalah untuk memperjelas pola bilangan.

Pada hari yang telah ditentukan oleh dosen, kami membawa seluruh alat peraga. Didalam kelas dosen meminta kami untuk menunjukkan alat peraga dalam bentuk pameran, tentu saja susasana kelas saat itu sangat ramai dan mengasyikkan. Setiap kelompok diwajibkan untuk melihat alat peraga kelompok lain dan memberikan komentar. Tentu saja banyak sekali komentar yang kami dapat dari teman-teman karena memang alat peraga kami mempunyai berbagai kekurangan, karena sebagaimana yang kita tau, bahwa sesuatu itu tak ada yang sempurna.
Berikut adalah berbagai macam gambar alat peraga kelompok lain berikut ulasannya:

1.
Alat peraga yang satu ini bernama BAPER, hayoo siapa yang suka baper??  Eitss ini bukan baper yang bawa perasaan loh, tapi batang perkalian. Alat peraga yang cukup menarik, karena batang perkalian ini membantu kita untuk mempermudah dalam mengalikan suatu bilangan.

2.

Alat peraga MONIKA ini cara mainnya hampir sama seperti permainan monopoli, tapi tentu saja isinya berbeda, yang jelas isinya tidak jauh dari Matematika. Monika ini sangat seru dimainkan bersama dengan teman-teman dan juga menambah ilmu pengetahuan.

3.
Alat peraga Teorema Phytagoras, siapa yang belum pernah mendengan Phytagoras? Pasti kalian sudah mengetahuinya kan, memang Phytagoras ini sangat populer dikalangan matematika. Nah alat peraga diatas adalah pembuktian Phytagoras sendiri, tentu sangat bermanfaat sekali dalam pembelajaran untuk siswa.


Nah itu lah tentang alat peraga yang telah kelompok saya dan kelompok lain buat. Menarik bukan ?
Jadi apa pengertian alat peraga itu sendiri ? Dapat disimpulkan bahwa alat peraga adalah suatu alat yang dapat dilihat oleh mata, dan dapat menjelaskan secara jelas konsep matematika yang abstrak, juga dapat membantu proses pembelajaran agar menjadi lebih jelas.

Media Pembelajaran Matematika dan TIK

Pasti kalian bertanya-tanya, apasih Media Pembelajaran Matematika danTIK ??
Media Pembelajaran Matematikan dan TIK itu salah satu mata kuliah yang saya ikuti pada masa perkuliahan saat ini. Dalam pembelajaran ini saya diajarkan bagaimana cara mengajarkan siswa dengan lebih mudah dan seru, sehingga siswa akan tertarik dan tidak bosan dengan pelajaran yang saya ajarkan nantinya. Kalian pasti sudah menduga pelajaran apa yang akan saya ajarkan pada siswa mendatang, tentu saja pelajaran Matematika, dimana pelajaran ini dianggap pelajaran yang membosankan dan mengerikan bagi siswa. Jadi mata kuliah yang satu ini sangat membantu saya untuk mempermudah pengajaran yang akan saya ajarkan nantinya, dengan harapan para siswa akan menyukai pelajaran Matematika. Penasaran sama apa isi dari Media Pembelajaran Matematika dan  TIK ini?? Yuk kita lihat, dibaca satu persatu yahh...